PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TAWURAN DI PONTIANAK UTARA

Putri, Sepvia Ananda (2025) PENEGAKAN HUKUM PIDANA TERHADAP ANAK SEBAGAI PELAKU TAWURAN DI PONTIANAK UTARA. Skripsi thesis, Universitas OSO.

[thumbnail of BAB I & V SEPVIA ANANDA PUTRI.pdf] Text
BAB I & V SEPVIA ANANDA PUTRI.pdf
Restricted to Registered users only until 15 January 2027.

Download (2MB)
[thumbnail of BAB II, III, & IV SEPVIA ANANDA PUTRI.pdf] Text
BAB II, III, & IV SEPVIA ANANDA PUTRI.pdf
Restricted to Registered users only until 15 January 2027.

Download (438kB)

Abstract

Fenomena tawuran anak di Pontianak Utara menjadi permasalahan sosial dan hukum yang kompleks karena melibatkan anak sebagai pelaku tindak pidana. Berdasarkan hasil observasi dan wawancara di Polsek Pontianak Utara, maraknya tawuran disebabkan oleh lemahnya kontrol sosial keluarga, pengaruh lingkungan pertemanan, kondisi geografis yang padat, serta pengaruh media sosial yang mendorong perilaku kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kriminologis penyebab tawuran oleh anak di Pontianak Utara dan mengkaji implementasi penegakan hukum pidana terhadap anak sebagai pelaku tawuran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian empiris dengan kajian sosio-hukum, untuk menjawab apa saja faktor-faktor yang menyebabkan maraknya kasus tawuran yang dilakukan oleh anak di Pontianak Utara di tinjau dari hukum kriminologi serta bagaimana implementasi penegakan hukum pidana terhadap anak sebagai pelaku tawuran di Pontianak Utara menggunakan data primer dari wawancara aparat kepolisian dan data sekunder dari dokumen hukum serta literatur ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan fenomena tawuran anak di Pontianak Utara merupakan bentuk penyimpangan sosial yang dipelajari melalui interaksi sosial dan komunikasi dalam kelompok sebaya. Penegakan hukum pidana terhadap anak pelaku tawuran di Pontianak Utara dilaksanakan melalui pendekatan restorative justice berdasarkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Polsek Pontianak Utara berfokus pada mediasi, pembinaan moral, dan pemulihan hubungan sosial antara pelaku, keluarga, dan masyarakat. Implementasi pendekatan ini berhasil menekan angka tawuran secara signifikan sejak tahun 2022–2025. Kendala utama dalam pelaksanaannya meliputi keterbatasan fasilitas tahanan anak, kesulitan pembuktian, dan rendahnya kesadaran hukum masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Penegakan Hukum, Anak, Tawuran, Restorative Justice
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Hukum
Depositing User: Admin Repositori 1
Date Deposited: 15 Jan 2026 09:47
Last Modified: 15 Jan 2026 09:47
URI: https://repository.oso.ac.id/id/eprint/164

Actions (login required)

View Item
View Item